Denah rumah 2D adalah gambar tampak atas berskala untuk tiap lantai yang menunjukkan dinding, pintu, jendela, ruangan, dan ukuran, biasanya dilengkapi tampak dan potongan. Anda bisa menggambarnya online secara gratis atau dengan biaya beberapa dolar, mengekspornya ke PDF, DXF, atau IFC, lalu memakainya untuk menyepakati tata letak sebelum membayar arsitek untuk gambar PBG.
Poin penting
- Satu set denah 2D yang berguna lebih dari sekadar denah lantai: ada denah atap, tampak, potongan, dan daftar luas ruangan.
- Denah lantai biasanya digambar dengan skala 1:100 atau 1:50, jadi dinding 12 m di skala 1:100 panjangnya 12 cm di kertas (First In Architecture).
- Dalam Profile of Home Buyers and Sellers 2025 dari NAR, 57% pembeli yang mencari rumah secara online menilai denah sangat berguna, dibanding 38% untuk tur virtual.
- Aplikasi denah 2D berkisar dari gratis (Sweet Home 3D, open source) sampai US$399 per tahun untuk SketchUp Pro dengan LayOut, sesuai harga Oktober 2026.
- Denah online dan draf buatan AI adalah draf desain awal; gambar PBG dan gambar kerja harus disiapkan arsitek atau insinyur berwenang.
Apa itu denah rumah 2D, dan apa saja isi satu set yang lengkap?
Denah rumah 2D adalah gambar datar berskala yang dilihat dari atas, seolah bangunan dipotong mendatar di tengah tinggi dinding, sehingga dinding, bukaan, dan perabot terlihat. Set yang lengkap juga memuat tampilan dari samping (tampak) dan irisan bangunan (potongan). Satu denah lantai menjawab bagaimana ruang-ruang terhubung, tetapi tidak menjawab seberapa tinggi, seberapa curam, atau seberapa besar.
- Denah per lantai: dinding lengkap dengan tebalnya, pintu dengan arah bukaan, jendela, tangga, nama dan luas ruangan, serta ukuran.
- Denah atap: bubungan, kemiringan, talang, dan tritisan.
- Tampak: setiap fasad, dengan tinggi jendela, kemiringan atap, dan material.
- Potongan: minimal satu irisan melewati tangga untuk menunjukkan tinggi lantai ke plafon.
- Rencana tapak: posisi rumah di lahan dengan batas, garis sempadan, carport, dan taman.
- Daftar dan volume: luas ruangan, daftar pintu dan jendela, serta volume dinding dan lantai.


Cara membuat denah rumah 2D online, langkah demi langkah
Kerjakan dari luar ke dalam: lahan dan dinding luar dulu, lalu dinding dalam, lalu bukaan, baru sisanya. Ukuran dan luas ruangan sebaiknya tampil sejak awal, supaya Anda sadar ada kamar selebar 2,4 m sebelum perabotnya ditata. Berikut urutan yang paling menghemat kerja ulang di editor online.
- Atur satuan dan lahan Pilih meter, lalu gambar batas lahan beserta garis sempadan sebagai area yang tidak boleh dibangun. Semua langkah berikutnya dicek terhadap batas ini.
- Gambar dinding luar Pakai tebal dinding yang sesuai jenis konstruksi Anda, misalnya bata yang sudah diplester, bukan garis tunggal. Dinding tipis di draf membuat setiap ruangan terlihat lebih besar dari aslinya.
- Bagi ruang dalam Tambahkan dinding dalam dan beri nama setiap ruangan agar luasnya dihitung. Cocokkan luasnya dengan kebutuhan Anda sekarang, bukan setelah perabot ditata.
- Tempatkan pintu, jendela, dan tangga Tampilkan arah bukaan pintu agar benturan terlihat. Tangga butuh panjang penuhnya di kedua lantai, dan di sinilah banyak draf pertama gagal.
- Uji dengan perabot, lalu beri ukuran Masukkan tempat tidur, meja makan, dan sofa dengan ukuran asli. Setelah itu tambahkan ukuran berantai di sepanjang setiap dinding.
- Tambahkan atap, tampak, dan potongan Buat atapnya, lalu periksa tinggi jendela di tampak dan tinggi plafon di potongan.
- Ekspor setnya Cetak PDF dengan skala sebenarnya untuk diskusi, dan ekspor DXF atau IFC untuk tenaga profesional yang melanjutkannya.
Di editor denah 2D kami, semua langkah ini bisa dikerjakan dengan mouse atau dengan perintah ketik ala AutoCAD, dan atap, tampak, potongan, serta volume dihasilkan dari model yang sama. Untuk kaidah gambarnya (simbol, tebal garis, tebal dinding), baca panduan cara membuat denah rumah.
Gambar sendiri, impor, atau buat dengan AI: tiga cara memulai denah 2D
Anda bisa mulai dari lembar kosong, dari denah yang sudah ada, atau dari brief tertulis yang diubah AI menjadi tata letak pertama. Pilihan yang tepat bergantung pada ada tidaknya bangunan dan seberapa jelas kebutuhan Anda. Kebanyakan proyek akhirnya memadukan dua di antaranya.
| Mulai dari | Paling cocok untuk | Usaha | Kredit | Hati-hati |
|---|---|---|---|---|
| Lembar kosong | Rumah baru dengan ide yang sudah jelas, atau kalau Anda ingin memahami tata letaknya sendiri | Paling tinggi | Waktu Anda | Lambat sampai Anda hafal perintahnya |
| Gambar denah lama | Renovasi yang punya denah lama atau brosur dari pengembang | Rendah | Pembacaan denah oleh AI: 3 kredit | Denah lama sering tidak sesuai kondisi sekarang; cek di lokasi |
| File DXF | Denah dari arsitek, juru ukur, atau aplikasi CAD | Paling rendah | Impor langsung | Periksa layer dan satuan setelah impor |
| Brief tertulis | Menjelajahi tata letak rumah baru dengan cepat | Rendah | 1 kredit per lantai | Draf untuk diedit, tidak pernah denah final |
Membuat denah dari brief adalah cara tercepat untuk melihat lima susunan berbeda dari ruangan yang sama, dan murah karena hanya 1 kredit per lantai. Tetap dibutuhkan manusia untuk merapikan sirkulasi dan proporsi ruangan. Panduan denah rumah AI menjelaskan cara menulis brief dan apa yang perlu dicek pada hasilnya.
Skala dan ukuran kertas apa yang dipakai untuk denah rumah 2D?
Gunakan 1:100 untuk denah satu lantai penuh rumah pada umumnya, dan 1:50 kalau dapur, kamar mandi, atau perabot perlu terlihat jelas. Rencana tapak biasanya memakai 1:200 atau 1:500. Ukuran kertas kemudian mengikuti skala dan besar rumahnya.
Menurut panduan skala First In Architecture, denah, tampak, dan potongan umumnya digambar dengan skala 1:100 atau 1:50, denah ruangan 1:50 atau 1:20, dan rencana tapak 1:200 atau 1:100. Di skala 1:100, 1 cm di kertas sama dengan 1 m di lapangan, jadi rumah 12 × 9 m menempati 12 × 9 cm. Di skala 1:50, rumah yang sama butuh 24 × 18 cm, belum termasuk ruang untuk ukuran dan kop gambar.
Contoh hitungan: median luas rumah tapak baru yang selesai dibangun di AS pada 2025 adalah 2.142 sq ft, sekitar 199 m², menurut Characteristics of New Housing dari Census Bureau. Kalau dibagi dua lantai, tiap lantai kira-kira 100 m², misalnya 10 × 10 m, yang menjadi gambar 10 × 10 cm di skala 1:100. Di skala 1:50 ukurannya berlipat jadi 20 × 20 cm sebelum ukuran dan kop gambar, jadi siapkan kertas yang lebih besar. Editor kami mencetak set gambar dengan skala sebenarnya dari A4 sampai A1, pada 1:50 atau 1:100.
Denah renovasi: kondisi eksisting, bongkar, dan baru
Denah renovasi menampilkan tiga kondisi dalam satu gambar: yang sudah ada, yang dibongkar, dan yang ditambahkan. Pemborong, ahli struktur, dan petugas perizinan sama-sama mengharapkan kaidah ini, dan inilah cara tercepat melihat lingkup pekerjaan yang sebenarnya. Tanpa itu, denah renovasi hanyalah tata letak baru yang cantik.
Ukur rumah yang ada dan gambar sebagai “eksisting”. Tandai dinding yang akan dibongkar sebagai “bongkar”, biasanya dengan garis putus-putus, dan dinding baru sebagai “baru”, biasanya diarsir. Editor ArchHomeAI mendukung tahapan ini plus opsi desain, sehingga “dapur terbuka” dan “dapur dengan pantry” bisa dibandingkan berdampingan lengkap dengan volumenya. Setiap dinding yang ditandai untuk dibongkar harus dicek ahli struktur dulu; gambar tidak bisa memberi tahu dinding mana yang menahan beban.
Gambar denah Anda langsung di browser Dinding, pintu, jendela, ukuran, atap, tampak, dan potongan dalam satu editor, dengan ekspor PDF, DXF, dan IFC. Atau tuliskan rumah impian Anda dan dapatkan tata letak pertama seharga 1 kredit per lantai. Buka editor denah 2D
Format file denah 2D: PDF, SVG, DXF, atau IFC?
Ekspor PDF untuk dibaca orang, DXF untuk pengguna CAD, dan IFC untuk software BIM. SVG praktis untuk halaman web dan presentasi. Formatnya penting karena menentukan apakah orang berikutnya bisa melanjutkan denah Anda atau harus menggambar ulang.
| Format | Yang dipertahankan | Kirim ke | Keterbatasan |
|---|---|---|---|
| PDF berskala sebenarnya | Gambar persis seperti dicetak | Klien, keluarga, pemborong untuk diskusi | Geometrinya tidak bisa diedit |
| SVG | Garis vektor dan teks | Situs web, presentasi, desainer grafis | Tidak ada informasi bangunan |
| DXF | Garis, layer, dan ukuran | Arsitek dan drafter pengguna CAD | Dinding berupa garis, bukan objek |
| IFC | Dinding, pintu, jendela, dan ruang sebagai objek | Arsitek dan insinyur pengguna software BIM | Kualitasnya bergantung pada cara modelnya dibuat |
IFC adalah standar terbuka yang dikelola buildingSMART International dan diterbitkan sebagai ISO 16739, dengan edisi terbaru ISO 16739-1:2024 untuk IFC 4.3. Kalau arsitek Anda bekerja di software BIM, ekspor IFC bisa menghemat waktunya mengetik ulang dinding dan ruangan. Kalau ia bekerja di CAD 2D, DXF adalah serah terima yang lebih aman.
Perbandingan aplikasi denah rumah 2D gratis dan berbayar
Denah rumah 2D yang layak bisa digambar gratis; yang Anda bayar adalah fitur ukuran, cetak berskala, ekspor profesional, dan pustaka objek. Harga di bawah adalah harga resmi di halaman masing-masing vendor pada Oktober 2026. Cek ulang sebelum membeli, karena paketnya sering berubah.
| Aplikasi | Harga | Kelebihan | Kelemahan untuk denah rumah |
|---|---|---|---|
| Sweet Home 3D | Gratis, open source (GPL) | Versi desktop dan browser; denah plus tampilan 3D instan | Output set gambar terbatas |
| Floorplanner | Paket gratis; paket berbayar dan kredit | Cepat di browser | Ekspor gratis hanya SD (960 × 540 px) dengan watermark |
| RoomSketcher | Gratis; Pro US$144/tahun | Denah 2D dan 3D yang rapi untuk listing properti | Paket gratis tanpa ukuran dan total luas |
| SketchUp | Go US$129/tahun; Pro US$399/tahun | Pro sudah termasuk LayOut untuk dokumentasi 2D | Pada dasarnya aplikasi pemodelan 3D; denah perlu disiapkan dulu |
| Editor 2D ArchHomeAI | Kredit; 5 gratis saat mendaftar | Perintah ala CAD, tampak, potongan, volume, DXF dan IFC, denah AI dari brief | Draf desain awal, bukan gambar PBG |
- Sweet Home 3D: Gratis
- Planner 5D Premium: US$59,99
- SketchUp Go: US$129
- RoomSketcher Pro: US$144
- SketchUp Pro (dengan LayOut): US$399
Sumber: halaman harga resmi Sweet Home 3D, Planner 5D, SketchUp, dan RoomSketcher, dicek Oktober 2026.
Pendapat jujur kami: untuk satu tata letak lantai yang mau ditunjukkan ke pemborong, Sweet Home 3D gratis dan sudah cukup. RoomSketcher kuat untuk denah pemasaran properti, dan SketchUp Pro cocok bagi yang sudah terbiasa memodelkan 3D. Kalau denahnya akan diteruskan ke tenaga profesional, pilih editor yang punya tampak, potongan, dan ekspor DXF/IFC.
Kapan denah rumah 2D sudah cukup, dan kapan Anda butuh 3D?
Denah 2D sudah cukup untuk menyepakati tata letak, ukuran ruangan, dan sirkulasi, dan dari denah itulah tenaga profesional menghitung biaya dan mengurus perizinan. Anda butuh 3D kalau orang-orang kesulitan membaca denah, kalau tinggi dan volume ruang penting, atau saat memilih material. Kebanyakan keluarga baru benar-benar memahami rumahnya setelah melihatnya.
Data pembeli rumah mendukung denah lebih kuat dari dugaan banyak orang. Dalam Profile of Home Buyers and Sellers 2025 dari NAR, 57% pembeli yang mencari secara online menilai denah sangat berguna, dibanding 38% untuk tur virtual dan 29% untuk video. Keputusan diambil di denah; rasanya baru terasa di 3D. Saat tiba di tahap itu, kirim denahnya ke perencana rumah 3D, tempat 2D dan 3D tetap sinkron, atau buat render eksterior cepat di AI Studio. Panduan desain rumah 3D online membahas tahap tersebut.
- 57% pembeli rumah online menilai denah sangat berguna (NAR, 2025)
- 38% menilai tur virtual sangat berguna (NAR, 2025)
- 2.142 sq ft median luas rumah tapak baru di AS yang selesai pada 2025, sekitar 199 m² (Census)
- 1:100 skala yang lazim untuk denah satu lantai penuh
Yang tidak bisa dilakukan denah 2D online untuk Anda
Denah online, baik dibantu AI maupun digambar manual, tidak bisa mendapatkan PBG, membuktikan struktur aman, atau memastikan kepatuhan pada aturan bangunan. Semua itu butuh arsitek atau insinyur berwenang yang memahami aturan setempat. Tugas denah Anda adalah membuat pekerjaan tenaga profesional itu lebih cepat dan kebutuhan Anda lebih jelas. Di Indonesia, dokumen rencana teknis untuk PBG harus memenuhi standar teknis dalam PP No. 16 Tahun 2021, dan arsitek yang menyiapkannya wajib memiliki STRA.
Mulai dengan denah yang siap diserahkan Gambar sendiri, impor denah lama, atau buat tata letak pertama dari brief. Ekspor PDF berskala untuk keluarga, serta DXF atau IFC untuk arsitek Anda. Gambar denah rumah saya, gratis 5 kredit
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara membuat denah rumah 2D online gratis?
Pakai aplikasi gratis seperti Sweet Home 3D, paket gratis Floorplanner atau RoomSketcher, atau editor ArchHomeAI dengan 5 kredit gratis saat mendaftar. Gambar lahan dan dinding luar dulu, lalu dinding dalam, pintu, jendela, dan tangga, baru kemudian ukurannya. Paket gratis sering membatasi ekspor atau fitur ukuran, jadi cek apa yang bisa dicetak sebelum menghabiskan berjam-jam.
Apa bedanya denah 2D dan denah 3D?
Denah 2D adalah gambar tampak atas yang datar dan berskala dengan ukuran persis, dipakai untuk menyepakati tata letak, menghitung biaya, dan mengurus perizinan. Denah 3D menampilkan tata letak yang sama sebagai model lengkap dengan perabot dan material, sehingga lebih mudah dipahami orang awam. Mulai dari 2D untuk ketepatan, lalu tambahkan 3D untuk merasakan ruangnya.
Denah rumah sebaiknya pakai skala berapa?
Denah satu lantai penuh biasanya digambar dengan skala 1:100, dan 1:50 kalau dapur, kamar mandi, atau perabot harus terbaca jelas. Rencana tapak memakai 1:200 atau lebih kecil, dan detail ruangan 1:20. Selalu cantumkan skala batang di lembar gambar, karena PDF sering dicetak dengan opsi “fit to page” yang diam-diam merusak skala tertulis, sementara skala batang tetap bisa dipakai mengukur.
Apakah denah yang saya gambar sendiri bisa dipakai mengurus PBG?
Umumnya tidak, kalau hanya itu. Pengajuan PBG membutuhkan dokumen rencana teknis sesuai PP No. 16 Tahun 2021, yang disiapkan arsitek pemegang STRA dan ahli struktur, lengkap dengan detail struktur dan instalasi yang tidak ada di denah online. Denah Anda tetap berharga: tata letak dan ukuran ruangannya sudah pasti, sehingga tenaga profesional mulai dari brief yang jelas, bukan dari kertas kosong.
Format file apa yang sebaiknya dikirim ke arsitek?
Tanyakan dulu. Arsitek yang bekerja di CAD 2D biasanya meminta DXF, yang mempertahankan garis, layer, dan ukuran. Yang bekerja di software BIM seperti Revit atau Archicad bisa memakai IFC, standar terbuka ISO 16739 yang mempertahankan dinding, pintu, dan ruangan sebagai objek. Kirim juga PDF berskala sebenarnya agar semua orang melihat gambar yang sama.
Bisakah AI membuat denah rumah 2D dari deskripsi?
Bisa, sebagai draf pertama. Anda menuliskan lahan, jumlah lantai, kamar tidur, kamar mandi, dan prioritas, lalu AI mengusulkan tata letak, seharga 1 kredit per lantai di editor kami. Siapkan diri untuk memperbaiki lebar selasar, panjang tangga, dan proporsi ruangan. Anggap hasilnya satu opsi di antara beberapa, lalu sempurnakan secara manual.
Sumber
Cara kami menyusun panduan ini: setiap angka berasal dari sumber yang tercantum di bagian akhir dan diperiksa pada September 2026. Harga bervariasi menurut kota, spesifikasi, dan tahun.
- 2025 Profile of Home Buyers and Sellers — National Association of REALTORS
- Characteristics of New Housing: Highlights — U.S. Census Bureau
- Understanding Scales and Scale Drawings — First In Architecture
- Industry Foundation Classes (IFC) — buildingSMART International
- Sweet Home 3D — Sweet Home 3D
- RoomSketcher Pricing — RoomSketcher
- SketchUp plans and pricing — Trimble
- Floorplanner pricing — Floorplanner
- Planner 5D pricing — Planner 5D
- PP No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung — JDIH BPK RI